Deja vu merupakan sebuah perasaan dalam diri kita saat menghadapi suatu kejadian baru yang seolah-olah pernah kita alami jauh sebelumnya. Tetapi kapan dan bagaimana kejadian sebelumnya itu terjadi, benar-benar tidak dapat kita ingat secara rinci. Yang ada hanya perasaan yang mengatakan bahwa kita tidak asing (familiar) dengan kejadian tersebut.
- Apa yang kita katakan dan lakukan saat ini, rasanya pernah kita katakan dan lakukan sebelumnya kepada orang yang sama, dengan objek-objek dan keadaan yang sama.
- Apa yang kita rasakan saat ini, rasanya pernah kita rasakan sebelumnya.
- Saat mendatangi suatu tempat yang baru, rasanya tempat itu pernah kita kunjungi sebelumnya.
Konon, deja vu berasal dari kejadian serupa yang pernah dialami jiwa kita di kehidupan masa lampau sebelum berreinkarnasi di kehidupan sekarang. Dan menurut penelitian, 70% penduduk di muka bumi ini pernah mengalami deja vu.
Mungkinkah karena fenomena deja vu ini, Casey Stoner kembali terjatuh di MotoGP San Marino saat sedang memimpin balapan, persis seperti kejadian serupa di MotoGP Ceko sebelumnya? Atau pelaksanaan maupun hasil ujian mata kuliah Database Security yang persis sama seperti ujian sebelumnya?
Atau karena fenomena deja vu ini pula, saya maupun umat Islam lainnya merasakan hal yang sama saat akan menghadapi bulan Ramadhan? Atau a nice moment yang kembali berulang pada tanggal yang sama, seperti yang pernah saya alami beberapa waktu yang telah lama berlalu?
Ah, whatever will be, will be!
Selamat memulai ibadah shaum Ramadhan, and have a good day…